Archive for Desember 3, 2009

SAAT DUNIA INI DITAKLUKKAN

Berawal dari sebuah obrolan singkat yang amat menarik dengan sahabatku di minggu malam, dia seorang lelaki bersahaja yang sangat cerdas ya menurutku mungkin juga menurut semua orang yang mengenalnya.

Malam itu ia datang dengan wajah yang sangat pucat, tapi guratan semangat itu tetap da dalam wajahnya, walaupun aku tahu begitu banyak cobaan yang ia hadapi, ia tersenyum begitu menyejukkan, menyapaku sama riangnya ketika dia baik-baik saja.

Ku peluk erat tubuhnya bukti betapa aku bangga menjadi sahabatnya, saat aku sangat butuh pertolongan dia orang pertama yang dengan senang hati menolongku dengan semua yang ia miliki. Aku berhutang separuh nyawaku padanya, tapi kini dia datang dengan tertunduk lesu….
… continue reading this entry.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.